Bencana alam maupun bukan harus disadari dapat menimpa sewaktu-waktu dan tidak dapat dihindari. Karenanya penanganan yang tepat dan perencanaan darurat bencana alam perlu diketahui. Blog merangkum pengetahuan darurat bencana alam dengan penjelasan lengkap dan mudah dipahami.

Friday, January 8, 2016

Persiapan Sebelum Evakuasi Bencana

Evakuasi memang umum terjadi daripada banyak orang sadari. Setiap tahun, transportasi dan kecelakaan industri melepaskan zat berbahaya, memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka. Bahkan, Kebakaran dan banjir menyebabkan evakuasi lebih sering. Hampir setiap tahun, penduduk di sepanjang pantai dievakuasi dalam menghadapi badai yang mendekat.

Kapan waktu meninggalkan rumah kediaman tergantung pada bahaya bencana alam. Jika bencana yang terjadi karena kondisi cuaca, seperti badai yang bisa dipantau, Anda mungkin memiliki waktu satu atau dua hari untuk bersiap-siap pindah. Namun, banyak bencana yang tidak memiliki waktu untuk menyiapkan evakuasi, bahkan untuk menyiapkan kebutuhan yang paling dasar. Oleh karenanya mengapa perencanaan ke depan sangat penting.

Tindakan Yang Perlu Dilakukan Sebelum Evakuasi
  • Tahu bagaimana lingkungan Anda siap untuk menghadapi keadaan darurat/emergency. Minta pihak berwenang setempat memberikan rute evakuasi. Minta pada lingkungan Anda jika memiliki rencana darurat bencana. Minta hard copy dari rencana tersebut dan juga menanyakan seberapa sering rencana diperbarui, apa bahaya yang mencakup, dan setiap rincian lain yang mungkin terpikirkan.
  • Cari tahu apa rencana darurat berlaku pada tempat kerja, sekolah atau tempat penitipan anak-anak Anda. Diskusikan dengan atasan Anda di kantor, sekolah atau pusat penitipan anak mengenai keadaan darurat bencana seperti bagaimana informasi peringatan akan diberikan dan prosedur bencana yang harus diikuti.

siswa sembunyi di bawah meja, Latihan gempa siswa SD di Jepang
Latihan gempa siswa SD di Jepang
  • Mengetahui tentang rencana darurat di sekolah anak-anak Anda: bagaimana sekolah akan berkomunikasi selama terjadi bencana; Apakah sekolah memiliki makanan yang cukup, air, dan perlengkapan dasar lainnya; apakah sekolah menyiapkan tempat berlindung dan ke mana mereka berencana pergi jika harus dievakuasi.
  • Buat rute melarikan diri. Gambar denah rumah Anda. Gunakan kertas kosong untuk setiap lantai. Tandai dua rute melarikan diri dari setiap kamar. Pastikan anak memahami gambar rute pelarian. Buat salinan gambar di tempat yang mudah di lihat di masing-masing kamar anak.
  • Buat tempat bertemu dalam keadaan darurat, seperti kebakaran.
  • Rencanakan bagaimana setiap anggota keluarga akan terhubung satu sama lain jika terpisah pada saat terjadi bencana. Lengkapi kartu kontak bagi setiap anggota keluarga dan simpan kartu di dalam dompet, tas, ransel, dll.
  • Jika mungkin, kirim satu kartu kontak untuk setiap anak agar disimpan oleh pihak sekolah. Pilih teman atau saudara yang tinggal di luar negeri agar anggota keluarga yang terpisah dapat mengontak mereka juga, bila situasi tidak terkendali.
  • Ambil asuransi properti, kesehatan, dan jiwa jika Anda belum memilikinya dan jika dirasa perlu. Tinjau polish asuransi yang ada untuk jumlah dan luas cakupan klaim, pastikan anda memperoleh semua yang dibutuhkan untuk setiap bahaya yang mungkin terjadi. Pertimbangkan membeli asuransi khusus atas bencana tertentu seperti banjir, angin topan, atau tornado. Buat catatan properti pribadi, untuk tujuan klaim asuransi. Ambil foto atau video dari interior dan eksterior rumah Anda. Termasuk barang-barang pribadi dalam inventaris Anda.
  • Sadari jika anggota keluarga memerlukan bantuan khusus. Tuna rungu perlu pengaturan khusus untuk menerima peringatan. Orang yang susah berjalan mungkin memerlukan bantuan khusus untuk mencapai tempat tinggal evakuasi. Orang dengan kebutuhan makanan khusus harus memiliki persediaan makanan yang tepat.
siswa smu bersembunyi di bawah meja, Latihan gempa siswa SMU di Jepang
Latihan gempa siswa SMU di Jepang
  • Buat jaringan dengan tetangga, kerabat, teman, dan rekan kerja untuk membantu Anda dalam keadaan darurat. Diskusikan kebutuhan Anda dan pastikan semua orang tahu bagaimana mengoperasikan peralatan yang diperlukan. Jika Anda tinggal di suatu gedung apartemen, minta manajemen untuk menandai pintu atau akses keluar dengan jelas dan buat pengaturan untuk Jalur evakuasi meninggalkan gedung.
  • Siapkan barang-barang khusus, termasuk baterai kursi roda ekstra, oksigen, obat-obatan, makanan untuk hewan, dan lainnya yang mungkin Anda butuhkan. Pastikan ketentuan obat yang diperlukan dibuat serta simpan daftar nomor jenis dan model perangkat medis yang dibutuhkan.
  • Rencanakan kebutuhan darurat hewan peliharaan dengan mengidentifikasi tempat penampungan dan mengumpulkan kebutuhan hewan peliharaan. Pastikan hewan peliharaan Anda memiliki ID yang tepat dan catatan dokter hewan yang lengkap. Sediakan tali pembawa hewan peliharaan. Hewan peliharaan biasanya tidak diperbolehkan dibawa ke tempat penampungan darurat karena dapat mempengaruhi kesehatan dan keselamatan penghuni lainnya. Cari tahu hotel dan motel hewan setempat yang memungkinkan hewan peliharaan dititipkan dan fasilitas yang ada.
  • Buat rencana darurat keluarga. Untuk memulai proses ini, kumpulkan semua anggota keluarga dan informasikan apa yang Anda peroleh mengenai rencana darurat dan sistem peringatan setempat. Rencana keluarga harus membahas bagaimana langkah-langkah persiapan sebelum terjadi bencana.
Silakan mengikuti link berikut untuk mengetahui 'Tindakan Pada Saat Evakuasi Bencana' Sumber : WikiHows

Artikel Highlight

Apa Tindakan Penyelamatan Diri Pada Saat Terjadi Letusan Gunung Berapi?

Apa yang dilakukan pada saat letusan gunung berapi mungkin berbeda-beda tergantung kondisi yang terjadi pada saat itu. Berikut adalah tips t...

Artikel Populer